Cara Mengatasi Sindrom Tourette

Cara mengatasi sindrom Tourette

Sindrom Tourette adalah gangguan neurologis yang ditandai dengan tics, yaitu gerakan atau suara berulang yang tidak terkendali. Tics dapat bersifat motorik, vokal, atau keduanya.

Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan sindrom Tourette, tetapi ada beberapa obat dan terapi yang dapat membantu mengurangi gejala.

Obat-obatan untuk mengatasi sindrom Tourette

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati sindrom Tourette meliputi:

  • Antidepresan

Antidepresan yang digunakan untuk mengobati sindrom Tourette adalah golongan antidepresan trisiklik, seperti klomipramin dan amitriptilin. Antidepresan golongan ini dapat membantu mengurangi gejala motorik dan vokal.

  • Obat antikonvulsan

Obat antikonvulsan yang digunakan untuk mengobati sindrom Tourette adalah golongan obat antikonvulsan golongan atipikal, seperti topiramat dan klonazepam. Obat antikonvulsan golongan ini dapat membantu mengurangi gejala motorik dan vokal.

  • Beta-blocker

Beta-blocker yang digunakan untuk mengobati sindrom Tourette adalah golongan propranolol. Beta-blocker dapat membantu mengurangi gejala motorik.

Terapi perilaku untuk mengatasi sindrom Tourette

Terapi perilaku yang umum digunakan untuk mengobati sindrom Tourette meliputi:

  • Terapi perilaku kognitif (CBT)

CBT adalah terapi yang membantu orang untuk mengubah cara berpikir dan perilaku mereka. CBT dapat membantu orang dengan sindrom Tourette untuk mengelola stres dan kecemasan, yang dapat memperburuk gejala tics.

  • Terapi eksposur dan pencegahan respons (ERP)

ERP adalah terapi yang membantu orang untuk menghadapi tics mereka. ERP dapat membantu orang dengan sindrom Tourette untuk belajar mengendalikan tics mereka.

Cara lain untuk mengatasi sindrom Tourette

Selain pengobatan medis dan terapi perilaku, ada beberapa cara lain yang dapat membantu orang dengan sindrom Tourette untuk mengelola gejala mereka, antara lain:

  • Tidur yang cukup

Tidur yang cukup dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, yang dapat memperburuk gejala tics.

  • Olahraga teratur

Olahraga teratur dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, dan meningkatkan suasana hati.

  • Mengelola stres

Mengelola stres dapat membantu mengurangi gejala tics. Beberapa cara untuk mengelola stres meliputi teknik relaksasi, seperti meditasi dan yoga, serta konseling.

Dengan pengobatan dan terapi yang tepat, orang dengan sindrom Tourette dapat menjalani kehidupan yang normal dan produktif.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *